SENJA YANG AKU RINDU
1
Perkenalan dulu boleh
sebelum aku cerita? namaku Rindu Laisa Tiana, boleh panggil Tia masih sekolah
dan sekarang baru saja naik kelas aku
duduk dikelas
XII
Jurusan IPA di salah satu SMA Negeri daerah Jawa Barat. Hobbyku gajelas suka
nyanyi, gambar, tidur, paling sering berimajinasi, dan suka banget sama gania.
Aku tidak pintar, tidak cantik, tidak seksi, tidak kurus, dan memiliki lemak
dimana-mana, tinggiku 160, beratku 60 kg malas olahraga, dan aku tidak rajin
juga kurasa, dan tipe pemalas, aku perempuan yang jauh dari kata sempurna, aku
sulit beradaptasi sebagai wanita yang benar-benar memiliki kepribadian yang
unggul dan berkelas. Aku hanya perempuan yang jauh dari kata sempurna, tidak
banyak begitu bisa dengan berdandan, berpakaian modis, bahkan aku tidak bisa
merawat rambut, tidak bisa menjadi perempuan yang begitu sabar luar biasa,
tidak bisa selalu tersenyum, bagiku pakaian itu tidak menjadi sesuatu yang
memperumit hidup pakaian apapun pakailah asal sopan dan tidak telanjang !
setujuuuuuuuuu ? aku tidak bisa memiliki kisah cinta yang indah, seperti yang
selalu diimpikan semua perempuan remaja kurasa. Aku tidak bisa terbilang
sebagai perempuan yang play grils, namun kurasa ya! Aku memiliki banyak mantan
dengan tipe yang berbeda, mmm salah satu alasan itu, karena aku ingin menemukan
satu sosok seperti mantan terindahku sewaktu SMP haha, cinta monyet bukan? Aku
menunggunya, karena memang kami putus dengan keadaan yang kurang menyenangkan
memang istilahnya aku gabisa Move On dari dia hampir 3 tahun, dan mungkin
kalian bisa ngerti kenapa aku bisa gunta-ganti pacaran? Aku hanya ingin lupa
dengan dia.
Baik rincian sedikit, selama hampir 3
tahun aku sering sekali berganti pacaran, coba tipe ini itu dari yang nakal ke
baik, dari yang cupu ke populer, dari yang biasa aja ke luar biasa, dari
tampang, tinggi, keterbelakangan dan segala hal aku coba selama 3 tahun dan
tidak aku dapatkan juga.
“
haduh aku cape denger kamu curhat! Udah 6 bulan dan aku masih sama yang ini,
sedangkan kamu? Udah 6 bulan tapi udah berapa cowo yang kamu ceritain? Sekarang
jadian besok putus, besoknya kenalan yang baru, nantinya jadian, gitu aja terus
“ kata dinda
*topic
obrolan dengan sahabatku dinda, waktu kelas X semester 2
“
haduh din, aku juga pengen kaya kamu netep, engga gunta-ganti kesana kesini,
kali-kali aku juga mau rasain pacaran yang begitu, yang engga ketebak
endingnya, langgeng, terus bahagia “
“
kamu kalo solat, mukenanya gapernah di lipet yah” kata dinda penasaran
“
lah memang, kan dirumahku sehabis shalat mukenanya langsung di gantung? “
kataku aneh
“
nah harus dilipet, biar punya pacar langgeng “
Entah
bagaimana aku menerima ide dinda kala itu, apa pengaruhnya yah? Namun dulu
tidak aku bingungkan, aku dengarkan saja apa kata dinda, walaupun memang
dirumah sudah tradisi kalau mukena itu harus digantung biar engga ribet, tapi
seengganya aku bisa lakuin itu di sekolah karena memang disekolah sudah
tersedia mukena, dan aku lakukan itu sebisanya.
Aku
sama dinda engga sekelas lagi dinda masuk kelas XII IPA 4 dan aku XII IPA 1,
walaupun berbeda tapi kami saling berjanji akan terus bersama setidaknya kami
bisa sama-sama saat jam istirahat ah aku jadi kangen masa-masa itu.
2
Dikelas XII aku duduk bersama Nida Nur,
nida sekelas juga denganku waktu kelas X tapi engga begitu dekat karena aku
jelas dekatnya sama dinda dan teman ku 2 lainnya diantaranya tima dan liasa.
Aku duduk sama nida karena memang sudah tidak ada pasangan yang lain, karena
kemarin aku tidak masuk sekolah kukira masih bebas karena MOPD kelas X hehe
pemalas yah? Sudah aku kata kan dari awal, aku duduk di barisan paling akhir
sap ke-3 bangku ke 1 ada febri, dan dona ke 2 ada Mahmud dan herman ke 3 ada
aku dan nida ke 4 bangku kosong haha. Memang kami tidak begitu saling mengenal
sebelumnya namun keakraban itu mengalir dengan sendirinya tidak hanya dengan
barisan saja namun dengan sekelas pun begitu, satu semester berjalan dengan
begitu cepat dan aku masih begini-begini saja. Yang berbeda hanya pertemanan
aku dengan dinda mulai memburuk, kami jarang mengobrol lagi, jarang bersama
lagi, dan jarang bersapa dan aku kini mulai dekat dengan febri, dona, dan salsa
kelas IPS 3, aku kenal sama salsa karena dona, kami sering pulang bareng
berangkatpun begitu karena searah, dan cerita berawal dari sini
“
tiaaaaaaa, tau gak?” dona teriak dikelas
“
ada apa? “ sahutku simple
“
aku punya pacar baru “ katanya kesenangan
“
lah siapa lagi? Peje pejeeeee “ kataku happy karena akan dapat gratisan haha
(Peje : Pajak Jadian)
“
namanya dika “ kata dona makin kesenengan
“
kenal dimana kalian? “ kataku kepo
“
kenal di fb eheee”
Memang
social media itu jaman sekarang sering dijadikan sarana untuk mendapatkan
kenalan, gebetan baru, atau semacamnya lah bisa aku juga gitu sih haha gaperlu
main jauh, dandan gini-gitu. Cukup dengan selalu on face, bikin status, like
status orang, nyari temen (add-konfir), upload foto bener ga? Awalnya dari like
for like, terus chat, terus perhatian, terus deket, pacaran, ketemuan, ada
masalah, putus, gasaling kenal lagi? Gitukan ini sih sesuai pengalaman aja haha
“
iyaaa langgeng yah “ kataku
“
tia sama febri cepet nyusul yah haha “ ledek dona
“
lah, pusing jawabnya haha “
Gara-gara
sering main kerumah dona, aku jadi deket lagi sama mantanku haha panggil aja
dia aksal, baik aksal adalah mantan berondongku seingetku aku pacaran sama dia
pas aku kelas X dia masih SMP dan kenalannya pun di kenalin sama si facebook
haha, waktu itu hari selasa dan aku dan temen-temen kelas akan kerumah dona
Karena akan bikin diagram kelas, sesampainya dirumah dona anak-anak sibuk
dibawah ada yang lagi ngobrol, bikin kopi dingin, makan snack, sibuk bahas beli
apa dan semacamnya, febri bawa laptop dan kita setuju untuk menonton film
sambil nunggu Mahmud dan siapa yah waktu itu, beli peralatan diagram. Kami lagi
nonton film carry, film barat saat setengahnya nonton
“
tia sini “ kata dona bikin kaget
“
ada apa “ kataku keheranan sambil menemui dona di luar rumah
“
kata aksal”
hah? Dimana? Kataku kaget
“
kamu keatas aja tunggu dia” kata dona
“
aku malu ah “ kataku memerah
“
aku temenin “ kata dona
Aku
sama dona keatas, daerah rumah dona itu tanjakan, rumah dona dua tinggkat, tapi
diatas masih ada jalan karena tanjakan, engga keliatan kaya tanjakan karena
yang bawah sama jalan itu deket sama yang atas juga. Aku memperhatikan
sekeliling sepi gaada orang, dan mataku tertuju pada ayunan yang ada disekolah
tk itu, ada cowo pake baju warna abu dengan topi item, dia melangkah
menghampiri, entah bagaimana perasaanku, kubilang senang jelas, kubilang tidak
juga iya karena dia bukan pacarku melainkan mantan hmmm. Akhirnya dona
meninggalkan aku berdua sama, aksal
kita berbincang banyak, segala hal termasuk tentang dulu pacaran
“
adehhhhh aksal bobogohan euy “ usil kata orang lewat
“
naon sih mang ah ahahah “ sahut aksal
merespon (artinya : Apa sih)
“
ajakan kaimah, lain di sisi jalan “ sambil berjalan kearah atas (ajak kerumah
bukan di pinggir jalan”
“
haha jangan dengerin lah, orang iseng “ kata aksal “ angguk-angguk”
3
Entah bagaimana yang lain dibawah,
karena ga ada yang ganggu mungkin mereka mengerti atau ga dona yang bilang kemereka,
gasadar ngomong sama aksal udah mau magrib lagi
“
kamu udah makan “ Tanya aksal
“ mmm belum “ kataku
“
mau apa aku beliin “ katanya
“
jangan! Gausah “ kataku berucap keras
“
tunggu disini “ katanya sambil melangkah pergi
“
mau kemana? “ kataku gelisah
“
ke warung “ katanya (toko)
5
menit kemudian
“
nih, makan “ menyodorkan kantong yang entah apa isinya, tadi selama 5 menit
tawarin pisang sih
“
ih, gausah padahalmah “ kataku
“
gakan diterima gitu? “ katanya dengan wajah yang kupikir kecewa
“
yaudah aku ambil, sini, makasih banyak yah “ kataku
“
ayo makan dong “ pintanya
“
nanti deh dirumah “ tolakku
“
iya, bawa kerumah jangan dibagi ke temen-temen yah! Aku belinya buat kamu “
“
iyaaaa bawel,siap bos “ kataku sambil tersenyum
Karena
hari sudah mulai senja
“
pulang kapan? “ ucap aksal
“
gatau sih, bareng kayanya “ kataku santai
“
aku anter boleh ? “ katanya memohon
“
gausah ih, hari ini banyak ngerepotin banget deh “
“
gapapa, dari pada pulang malem, aku anter ambil tas mu aku aku akan bawa motor
dulu “ katanya sambil berjalan pergi
Karena
tidak punya pilihan lain akhirnya aku turun, aku masih melihat anak-anak
menonton
“
aku pulang duluan yah, dianterin “ kataku malu
“
hdeuh, kamu kesini cuman pacaran aja “ kata Mahmud
“
gapapa, dia engga pacaran cuman ngobrol sama mantan haha “ kata dona jengkel
“
yaudah ayo keluar tunggu “ silang dona
Aku
keluar nunggu di pinggir jalan entah apa yang seharusnya aku rasa apa aku harus
bahagia? Apa sedih? Entahlah yang aku rasa aku campur aduk segala rasa di rujak
hahah, sambil menunggu aku bilang sama dona apa yang aku omongin sama, aksal aku dikasih jajanan
gitu sapa dona sungguh hangat aku rasa dia sangat mendukung segala yang buatku
senang.
“
tuh dia “ kata dona sambil menunjuk aksal
“
yu, naik “ kata aksal
“aku
naik yah don, bilangin maaf ke anak-anak gitu “ kataku
“
siplah “ kata dona sambil mengangkat kedua jempolnya sambil tersenyum lebar
“
belok kekiri “ kataku setelah beberapa menit kita berdiam tampa pembahasan
“
ini rumahmu? “ kata aksal “ yap! Makasih banyak buat hari ini, hati-hati
dijalan aksal “ kataku kegirangan
“
kapan-kapan lagi yah, dahhhhhh “
Aku
langsung saja masuk ke kamar, jelas apa yang aku rasa hari ini adalah hari yang
begitu membahagiakan fikirku, selagi aku bisa kembali begitu dekat dengan
mantanku yang satu tahun lalu itu, oiya aksal itu sekolah di SMK Negeri kelas
X, memang engga sesekolah, engga seangkatan juga. Aku membuka apa yang tadi aksal
beli untukku, ternya dia membelikanku 1 snack dengan coklat dan minuman,
takingin aku minum dan aku makan rasanya tak tega saja, dan aku rasa ini bisa
buat kenangan bersama aksal,
tapi gaboleh begitu juga kan? Mubazir aku kasih adikku sepotong satu coklat
silver queen itu. Aku bahagia jelas bahagia selesai segalanya aku membuka
facebook dan ingin mengenstlak aksal
tidak aku sangka ternyata aksal punya pacar? Dia natali seangkatan dengan aksal
aku memang kenal dia karena hubungannya dengan aksal sama seperti aku yang
putus nyambung aku dulu putus dengan aksal karena aku rasa kita bertolak belakang
engga pernah sejalan selalu saja rebut dengan hal yang engga masuk akal dan
entah bagaimana dengan sekarang yang aku anehin
4
Kenapa aksal mendekatiku sedangkan dia
masih punya natali? Yang bikin aku sakit itu natali ngewall ke aksal beberapa
menit yang lalu? Kau bisa bayang betapa hancur aku sadar kalau aku tidk punya
banyak hak untuk marah sama aksal aku ini siapa? Cuman mantan aja sama aksal
tapi aku rasa aksal tidak bisa seperti itu mempermainkan wanita dia seharusnya
menjaga natali bukan malah berusaha mendekatiku kembali dan suasana seketika
berubah menjadi badmood tingkat akhir banyak cekcok dengan aksal saat itu tapi
aksal terus saja mencari alasan untuk menutupi segala kesalahannya. Dan akhinya
aku memilih untuk tidur saja. Cit… citt… suara burung dipagi hari
membangunkanku malas rasanya untuk sekolah karena yah mungkin gara-gara semalam
juga sih lagian ngapain difikirin toh gapenting tapi hal itu engga bisa aku
ganti dengan yang lain aku berangkat dengan segala perasaan yang bergemuruh
menyobek asa hilang semangatku nambah beban yang engga berujung belum move on
udah sakit hati lagi fikirku sesampainya dikelas aku duduk dan mulai bercerita
kepada nida nida adalah sahabatku yang menggantikan dinda dia yang selalu tau
kehidupannku diluar karena aku menceritakannya kepadanya aku dan nida sangat
jauh berbeda dalam segala hal dan mungkin ini bisa menjadi daya Tarik sendiri
dimana pendapat-pendapatnya yang gakan sama denganku mungin itu salah satu
masukan yang berguna karena tidak sepeikiran denganku
“
kamu sih malah sama brondong “ kata nida kesal
“
yah abis gimana lagi ini takdir “ kataku ngeles
“
lain kali pacaran sama yang lebih tua “ katanya makin jengkel
Aku
paling anti pacaran sama yang lebih tua dariku entah mengapa namun aku punya
alasan tersendiri akan hal itu aku akan berhenti berdekat dengan cowo yang
umurnya diatas 3 tahun denganku aku gasuka! Dan kamu harus tau itu
Karena
aku sudah tau kalau jawaban nida pasti membuatku makin tertekan akhirnya aku
cerita saja sama dona, aku cerita apa yang udah aku alami kemarin malem sesuai
dugaanku dona pun ganyangkan akan kaya gini dan akhirnya dona ngajak kewarnet
buat jalan-jalan sambil ngerjain mantan dona yang waktu itu nembak aku tapi aku
gamau haha hari ini semua pelajaran selesai dan aku akan pulang yeee! Lega
sekali mendengar bel pulang berbunyi dan tidak lupa aku dan dona akan
menjalankan misi kira-kira ini jam setengah 3 dan aku dan dona segera ke tempat
warnet itu yah aku cuman liat anak-anak yang lagi main warnet dan beberapa
teman sekolah engga ada yang asik sama sekali dan akhirnya kita milih pulang
saja karena memang membosankan dan misi kita juga selesai perlu kalian ketehui
itu tidak menarik makanya ga aku tulis. Akhirnya kita sama-sama nongkrong
dipinggir jalan ber-2 paling ngebosenin yang pernah ada dan
“
ajak aksal kesini “ kata dona mengagetkanku
“
ga! “ ucapku masih marah
“
ayolah bete juga nih “ katanya memohon
“
sama kamu aja ah “ kataku
“
oke aku sms dia “
Entah
apa yang dona sms ke aksal yang jelas aku udah ga perduli lagian dia salah kan?
Dan ternyata aksal memang datang dia melangkah mendekatiku sesudah memakirkan
motornya dia menatapku seolah tatapan bersalah gitu deh
“
hei “ sapanya padaku
“
hei “ kujawab pelan
5
Dia membujukku agar tidak marah lagi dan
aku memang sudah tidak marah seperti yang biasa dilakukan kami sama-sama
tertawa membahas segala hal tampa kita sadari bahwa dona kasian juga jadi
penguntit haha sore itu aku iseng ber-foto di handphonenya aksal sih iseng ya
iseng aku sama aksal difoto difotoin juga sama dona terus aku sama dona juga
difoto entah berapa banyak foto yang ada tapi aku rasa aku berfoto kaya mau
ngabisin kartu memorinya saja banyak foto yang engga jelas soalnya haha betah
rasanya tapi matahari sudah akan terbenam dan kali ini aku dianterin pulang
sama maulana dan dona juga sekalian di anerin pulang karena mereka memang
tetanggan beberapa hari berseling aksal ngajak main lagi gitu deh yah aku
terima aja karena memang aku dirumah lagi sendirian saat di gang rumahku dona
juga ada dan aku sedikit mendengarkan pembicaraan mereka sedikit sih
“
aldi mantanmu? “ kata aksal
“
haha dia? Kenapa memang? “ suara tawa dona menggelegar kaya petir!
“
yah! Dia bilang aja, aku kan sekelas “
Dan
bla bla bla aku gatau deh terusannya
Akhirya
aku sama aksal pergi aksal ngajak ke tempat yang dimana banyak pohonya,
tempatnya adem dan yah pokonya indah deh satu ketegasan lagi aku belum jadian
yah sama aksal masih mantan you know!
“
pinjem hpmu dong “ kataku bosan
“
nih “ sambil menyodorkan hpnya padaku
Aku
liat-liat aja hpnya dan aku buka bbm punya aksal dan braaaaaaaa! Apa yang aku
lihat? Aku liat chat dari natali kalian tau bagaimana kecewa aku yang kesekian
oleh aksal baik aku akui dia orang yang baik, sangat malah perhatian dan tipe
penyanyang aku tau itu tapi mungkin aksal belum bisa jaga perasaan perempuan
dia bilang bahwa yang balas wall itu adalah Natalia sendiri terus Natalia yang
terus ngejar-ngejar dia terus Natalia yang membak dia tapi nyatanya itu bohong
semua hanya ekpetasi selebihnya bullshit aku liat sendiri jelas itu balasan
aksal bagaimana aksal bisa berbohong kebali padaku? Aku sempat tanamkan rasa
percaya padanya tapi haha
“
tia? Tia? Kenapa “ katanya cemas
“
mmm tidak, rasanya aku ingin pulang “ kataku rendah
“
loh, kenapa ? “ katanya heran sambil memegang tanganku
“
gapapa tapi aku mau pulang aja “ kataku sambil melepaskan tangan aksal
“
bagaimana kita berfoto lagi? Aku kemarin-kemarin hapus semua fotonya karena aku
sakit hati melihat status fbmu yang begitu “ kata aksal
“
(kau hapus karena memang sakit hati dengan statusku yang untuk mantan
terindahku atau kau sengaja karena kau sudah bertemu dengan natali maul?) “
fkirku
“
aku ga mood pulang saja “
Akhirnya
aksal menbawaku pulang dia mengendarai motor dengan ngebut sangat ngebut aku
takut sekalii tidakk !!!!!!!!!!!!!!! dan sesampainya digang aku tidak banyak
berucap dan hanya bilang terimakasih lalu pergi kembali aku dan aksal berantem jelas dia sudah permainkan dua cewe
yang aku rasa kita menaruh harapan sama aksal tapi jelas aksal ternyata tetap
memilihku dan entah mengapa begitu tapi aku rasa percuma kalian tau? Mungkin
cerita ini itu kaya baca buku yang diulang tetep sama dan begitu juga kalo aku
tetep sama aksal aku hanya berpesan padanya bahwa kita diciptakan tidak bisa
bersama nyatanya kita pacaran tapi selalu berantem belum pacaran selalu ada
masalah ada masa dimana kita tidak bisa gapai apa yang kita mau meski kita
punya harapan besar.
6
Hari berjalan dengan semestinya dan
tidak ada yang berubah semua masih sama aku masih sama seperti ini hidup dengan
begini dan aku rasa akan selalu seperti ini aku sendiri iya aku jomblo! Dan aku
rasa aku bisa menemukan bahagia tampa harus memiliki pasangan aku akan tetap
bahagia bagiku masih ada teman dekat dan keluarga kurasa mereka akan mambuatku
merasa cukup aku habiskan waktu untuk bersama temanku main malam kesana-kesini
memang bahagia sangat sangat sangat bahagia aku selalu menyibukkan diri karena
aku tidak mau merasa sendiri dan kesepian entah hidupku yang kurang beruntung
atau memang sudah nasibku yang seperti ini gakan pernah rasa punya pacar yang
bener-bener itu kaya gimana, aku senang hidup bebas tampa ada yang ngatur tapi
jauh dilubuk hati kecil aku ini tetap perempuan biasa aku mau bahagia dengan
cowo yang aku cinta mau jalan bareng rasain ulang tahun dengan pacar dikasih
surprise raya annyversarry yang udah bertahun-tahun aku selalu memimimpikan ingin
setiap malam sehabis sama anak-anak mereka pulangnya pasti sama pasangannya
masing-masing bagaimana dengan aku? Kalian bisa bayang? Entahlah aku terlalu
memaksakan diri dan terlalu memperumit hidup seharusnya aku bisa hidup biasa
saja tidak banyak keluahan seperti ini, tapi? Tuhkan udah tapi lagi tau deh
Waktu
itu kira-kira hari sabtu dona ngajak sewa kamera buat kesenangan semata dan
akirnya kali itu kita fix janjian di depan istana presiden sesudah pulang
sekolah sesampainya disana dona ngajak aku sama febri kerumah pacarnya si dika
itu aku gatau dia tapi sering denger cerita dia dari dona kalian tau kan kataku
aku ini bukan cewe yang modis aku kerumah dika cuman pake kaos warna item jaket
levis yang ngatung celana item robek sandal jepit rambut sebahu pakai kaca mata
tapi di atas kepala ngalangin poni yang uda mulai panjang rambut sebahu aku
sama febri dikenalin sama temenya si dika itu aku kebagian sama yang namanya
imam kalo febri gatau siapa aku lupa saat sampe dirumah dika yah gimana yah
degdeggan engga biasa aja sih aku sama febri nunggu si dona sama si dika
pacaran sedangkan temen-temennya sidika ada diruang sebelah mereka gamau kumpul
malu katanya nothing no problem oiya aku gatau loh si imam ada disitu soalnya
aku ga kontekan dan pertama kali juga yah aku ketemu si dika langsung abisan
selama dua bulan aku cuman tau ceritanya aja tampa tau wajahnya bagaimana udah
sekitar 2 jam dan akhirnya temen-temen si dika itu pulang salaman sama aku tapi
aku gatau si imam yang mana mungkin dia kecewa sama aku yang tomboy dan liar
sehingga sampai saat ini sesudah salaman itu dia engga pernah ngontek lagi sama
juga kaya kenalan si febri magrib pun datang dan udah magrib lagi cepet banget
kita engga akan buru-buru pulang karena kita ada tujuan buat ke salah satu
tempat wisata ternama buat foto-foto tapi dona gaikut bareng aku sama febri
karena dia milih dianterin sama dika sesampainya dirumah febri rumah febri itu
dekat tempat yang aku mau tuju tadi tempat wisata itu rumah febri adalah rumah
makan nasi padang dipinggir jalan raya banget aku udah 20 menit berdiri dan
dona gaada juga udah di telfon udah di sms gabales dan aku nunggu dia udah jam
9 malem gadateng juga dan akhirnya aku milih pulang aja lah percuma.
7
Malam ini aku merasa gundah bagaimana
tidak malam memanggil, sunyi memeluk, sepi menyeruak hebat aku sedikit memerasa
bahwa hidup ini terlalu menjadi tekanan bagiku, memang tidak ada yang salah
dengan hidup tapi aku hanya ingin sedikit lebih merasa tentang bahagia. Memiliki
hidup yang berkecukupan untuk rasa. Memang bagiku cukup bahagiaku aku sehat
kedua orang tuaku masih ada dan aku masih memiliki kawan, namun memang aku
tidak bisa berhindar dengan rasa memiliki. Aku ingin memiliki sesuatu yang
nyatanya baik, bersama selama waktu yang ditentukan aku ingin merasa bagaimana
rasanya mencintai dan dicintai memang bukan waktunya untuk hidup dimasa itu
sekarang seharusnya aku fokus saja dengan sekolah dan menggapai cita-cita tapi
apa aku salah mengharapkan sesuatu yang indah dimasa remajaku aku hidup tidak
bisa terus bersama teman dan kurasa memang itu nyatanya ada kala kawanku
menghabiskan waktu dengan seseorang yang selalu mereka banggakan bercerita
tentang segala sesuatu yang indah, memiliki hubungan panjang lama dan kurasa
itu sungguh menarik aku ingin terbebas dari masa lalu menemui seseorang yang
kelak akan menjadi satu cerita dalam hidupku, sedang apa dia? Seperti apa dia?
Apakah dia baik seperti mantan terindahku? Bagaimana nanti kita bertemu? Aku
siap bertemu denganmu, dan bagaimana denganmu? Ternyata memang benar wanita
tidak bisa disepertikan sepeti laki-laki bebas dengan hidupnya, hobbynya, atau
dengan hal yang lainnya. Bagi wanita cinta adalah salahsatu bagaimana mereka
bisa tersenyum merasa bahagia dan merasa dizona paling aman paling beruntung
karena telah bisa merasa cinta aku ingin, sudah aku turuti kata dinda dan
sampai kapan aku harus menunggu dengan sabar? Akankah datang disaat yang paling
tepat? Tak mengapa jika memang aku harus bertahan sendiri yang penting aku
masih bisa bernafas dan bisa melanjutkan hari esok aku hanya ingin lupakan aku
dengan masa lalu tentang dimana masa-masa indah terjadi masa-masa yang paling
menyenangkan masa-masa yang paling tidak bisa aku ulang kembali. Baik aku
setuju bahwa kita bisa benci orangnya tapi tidak dengan kenangannya. Sudah 3
tahun dan aku belum pernah kembali bertemu denganmu wahai sang mantan tapi
kenapa aku belum bisa menghilangkan kamu di fikiran dengan hal yang lain? Salah
satu kata yang aku baca adalah obat hati adalah waktu, belum bagiku dan entah
harus berapa lama lagi aku sangat bosan malah sangat.
Aku bermimpi dimalam yang panjang
Aku berperan sebagai layaknya putri
salju
Menanti untuk bisa memiliki kesempatan
hidup
Terlelap dengan harapan yang tidak
mudah sirna
Berharap bahwa hari indah memang akan
selalu datang
Aku yakin akan ada hari esok untukku
Seseorang yang menuntunku bersama
jalannya
Gemgaman hangat yang akan selalu aku
ingat
Bahagia dari setiap waktu yang akan
menjadi kenangan
Seseorang yang akan selalu bangga
memiliki ku
Akan aku tunggu wahai sang fajar
Hoammmmmm…..
gulitkan tubuhku yang baru bangun dipagi hari sejuk hingga sampai ke alur-alur
rongga dada, menusuk sepi dengan cahaya matahari yang menyambut, hilang rasa
sendiri saat burung-burung bernyanyi memberi semangat, dan tentunya setumpuk
embun yang memberi hawa untuk membuka mata bahwa kita memiliki dunia yang harus
kita taklukan dan semangat!
Hari
ini hari senin dimana para pelajar siap mengikuti upacara dengan semestinya
menunjukkan bahwa kita cinta tanah air tidak hanya cinta pasangan, tidak ada
yang aneh dan semua berjalan dengan seharusnya berjalan seperti air sepulang
sekolah aku sama dona dan febri akan pergi berniat buat kembaliin sewa kamera
itu sesampai pulang sekolah kami akan pergi ke salah satu tempat depan istana
presiden disana adalah tempat pertandingan sepak bola, ngapainya garing banget
ketempat begituan apalagi aku paling gangerti soal sepak bola tapi apa boleh
buat engga ada tempat lain yang akan dituju kita kesana memang ada maksud
tertentu karena akan ketemu pacar si dona disana pacar dona itu pemain sepak
bola aktif sesampainya disana aku melihat banyak orang dengan keramaian “ Ah!
Aku suka “ aku suka tempat ramai karena salah satunya aku gakan mikir buat
ngeluh tentang takdir lagi haha, eh aku udah cerita disini lagi kan udah aku
bilangin pas disekolah biasa aja jadi langsung aja kesini gapapa kan haha? Langsung
lanjut pas aku sampai ternyata pacar dona si dika itu udah main aku liat-liat
permandangan di senja ternyata indah dengan langit yang berwarna kuning
hembusan angin mengelus sanubari dan hawa yang membawa rindu, seperti biasa
lagi aku diem aja karena mau ngomong apa? Lagian dona sibuk sama pacarnya si
febri mainin hp bete sih jelassssssssssssss karena tiba-tiba akan turun hujan
aku sama yang lain buru-buru pulang aja karena yang punya kamera gabisa ambil
hidup dan waktu berjalan dengan baik seperti semestinya (lagi).
Malam ini dengan sang bintang
Dan aku rindu inggin bertemu
Dimana kamu?
Bolehkah segera berpapasan?
Bolehkah aku rebahkan segala kepenatan
di bahumu?
Memandang langit dengan bintang
bertaburan?
Kamu masih terlihat abu-abu tidak
jelas!
Dan aku ingin segera melihatmu merubah
duniaku
8
Hari ini hari selasa nih, dan aku engga
kemana-mana karena habis dimarahin mama karena main melulu yaudah gamain
maaaaaaa enggaaaa lagian capek!
Hari
ini hari rabu dimana bisa bilang hari yang paling bahagia seduniaaaaaaaa
(buatku) kami iya aku dona sama febri berencana buat liat sepak bola karena
dika main lagi, sebenarnya malas karena gajauh beda sama pas hari senin begitu
aku bisa saja menolak ajakan dona dan febri tapi entah mengapa walaupun rada
malas aku akhirnya pergi kalian tau? Aku pergi pakai baju mini dress loh warna
putih lagi haha, iseng aja sih mood pake baju itu dan entah kenapa mau aja
segalanya ngalir gitu aja kali ini aku ditemani kembali dengan senja yang
hangat di musim panas bulan September ini sesampainya ditempat tujuan aku
berjalan yaiyalah ya jalan da punya kaki masa terbang kan bukan malaikat, entah
kenapa pandangan saat itu sedikit buram aku hanya melihat cowo dengan topinya
berjalan sambil mainin hp dan melangkah entah kemana dan ternyata
“
ih itu ihhhhh “ sentak dona buatku kaget dan febri
“
ada apa? “ Tanya febri aku gajawab diem aja
“
itu si aldi mantan aku “ kata dona histeris
“
dia pernah ngasih aku pop ice, tapi diminum sama dika haha, coba deketin aku
waktu aku nonton dika sendiri “ sahut dona kembali
Selewat
aku tau aldi dia itu duain dona sama anak paskibra yang sekolah di SMA MA
Negeri tempat malik sekolah dulu, dia anak nakal dikeluarin tuh di MA dan
pindah ke SMK gitu katanya ya bodo amat lah lagian ngapain dipikirin pikir aja diri
sendiri yang belum bener idupnya haha aku gatau apa yang dona dan febri
bicarain tau-tau udah ada di pinggir lapang lagi aja kita ber-3 duduk di kursi
panjang tua yang muat buat 4 orang kursi itu di temani pohon besar yang rindang
cocok buat neduh kembali lagi aku merasa senja kali ini lebih indah dari
sebelumnya cahanya menyambut hangat anginnya menyeruak sesekali mengacak
rambutku yang cuman sebahu disana engga cuman dika yang aku tau melainkan grup
dika yang lain ada tuh yang ganteng seumuran sama umur guruku kira-kira umur
20han jelas tampan tapi rada menakutkan soalnya gayanya berantakan jaketnya
bolong sikunya loh tapi gatau febri sibuk pengen kenalan ah gitu deh namanya si
amad ada lagi tuh satu namanya zeni seru orangnya tapi kata dona dia suka sama
janda aja jadi aku sama febri bukan tipenya fikirku siapa juga yang mau sama lo
helowwwwwww
Saat
lagi nonton aku liat ada yang nyapa dan ternyata itu si aldi dia salaman tuh
sama si dona terus salam ke aku sama ke febri entahlah tiba-tiba jantungku
berdetak kencang kaya mau keluar untungnya engga sih haha si aldi itu duduk di
sebelah dona posisinya aldi, dona, aku, febri aku sempet nguping pembicaraan
mereka sedikit
“
ayo mau yang mana “ iseng dona
“
ah nanti atuh “ sahut aldi
Gatau
lagi deh pembicaraan apa lagi yang jelas aku bodo amattttttt lagian aku kaya
yang dijual begitu sama dona apaan sih donnnnnnn rasanya ingin nonjok tapi
gabisa jadi diem aja ah,
“
tiaaaaa “ panggil dona
Aku
berbalik dan dona mundur badannya tau ga? Aku tatapan sama si aldi tapi aku
buang muka ah malu, malu banget aslian deh suer mungkin gara-gara aku jarang
ketemu sama cowo baru langsung, tapi biasanya engga tapi kok ini mau bodo lagi
gakan aku pikirin lagi
“
cieee cieeee “ kata dona menjengkelkan sambil nyiku tubuhku
Gak
aku jawab diem ajaaaaaaa !!!
9
Aku tau si aldi itu ngeliatin aku gatau
apa yang si dona bilang pasti engga beres deh, aku nganter febri jajan dan
kembali lagi nyamperin dona ternyata sidika istirahat dika luka pahanya kena
batu bolong ih ngeriiiii febri beli baso goreng aku cuman makan beberapa aja
karena ganahan malu terus diliatin imagekuuuuuu you know? Harga diri lebih
mahal dari pada jual diri haha aku sama febri lagi foto-fotoin si dika sama si dona
karena besok tanggal 24 annyversary mereka yang ke 2 bulan aku liat si aldi
duduk di pinggir dika lagi ngedshet nyanyi-nyanyi sambil pegang tongsis warna
ijo topi kotak-kotak dikebelakangin dia terus mainin hpnya gatau lagi apa imut
juga haha laaaaaaa, akhirnya aku pergi kekolam yang deket lapangan buat
nenangin aja sih sama febri aku liat dari kejauhan si aldi aldi itu nunjuk ke
aku lagi ngobrol sama si amad ih ngapain bikin orang kesel aja terus si dona
manggil-manggil lagi nambahin beban padahal gakan ninggalin akhirnya aku sama
febri nyamperin aja abis itu kita pulang akan pulang dan
“
eh ka, minta no “ kata aldi
“
senyum “ ngapain lagi ayolah so jual mahal jangan di murah-murah abisan ih aku
gatau harus ngapain ga ngasih so jual mahal dikasih murahan begitu kira-kira
fikirku
Akhirnya
si dona tuh yang ngasih nomorku seneng sih haha seengganya kita kenal karena
udah bertatap muka dan engga akan kaget lagi yakan? Macem-macem deh fikiranku
ngacoooo abis dijalan dona bilang beberapa tentang dia, gimana dia, masa lalu
dia gimana, kenal sama dona gimana, kata dona aldi itu baik, pengertian ah yang
baik-baik pokonya diucapin tapi aku gatau soalnya itu kan mantan dona ih gimana
gitu. aku sampe rumah magrib ada satu sms tuh aku ketawa-ketawa sendiri sambil
ngeyakinin diri pasti itu dari aldi dan ternyata iya! “ tia oh tia “ itu sms
pertamanya untukku seneng kelewat batas gatau seneng aja pokonya seneng bisa
ketemu cowo deket sama cowo dan malam itu hariku tidak menjadi sepi malam kali
ini cerah secerah hatiku malam terpanjang karena aku terus menatap ponselku
sambil tertawa karena ada yang nemenin oya untung aku punya pulsa soalnya aku
jarang punya pulsa sms haha pokonya malam indah, paling indah, terindah, dan
akan selalu menjadi rinduku, kami bahas segala hal segala sesuatu aku merasa
kami merasa dekat bagiku dia tidak terlihat asing dan aku rasa aku akan
menemukan senyumku didirinya, bahagiaku bersamanya, dan tungguanku adalah dia,
kalian tau firasat selalu berkata jujur!
Malam, aku bahagia
Bagaimana tidak?
Aku kembali tersenyum terserah seperti
embun yang selalu aku lihat dipagi
Dia siapa malam? Mengapa begitu berani
terhadapku
Aku merasa ada sesuatu yang ada dihati
sejak bertemu dengannya
Malam, apa dia segala atas semua
jawaban?
Mengapa aku sulit meramalnya?
Mengapa tidak bisa melihat menilai dia
dengan seperti yang biasa aku lakukan
Malam, hentidak detukan jantungku
Hentikan fikiranku terhadapnya
Dia asing malam, dan aku tidak bisa
begitu cepat merasa bahwa aku sudah jatuh cinta, walau hasilnya memang begitu
Malam, aku baru sehari denganya dan
tolong hentikan segalanya sekarang
Aku bahagia malam, hidupku kembali
Hari
ini rabu, sekolah libur karena ada acara Idul Adha aku akan main kerumah dona
sama febri sekalian pj anyyversarynya tuh, aku gatau kalo dika akan datang aku
cuman pakai kaos belang panjang, jaket levis, dan celana panjang udah gitu aja
cowo tomboy? Iyaaaaaaa L
aku gatau loh kalo aldi juga ikut aldi ikut ! bagaimana ini? Bagaimana aku bisa
kembali hidup dengan detukan jantung yang menyeruak bersamaan dengan rongga
dada
“
tuh hayoh tia udah sampe “ kata febri
“
aduh gimana ini aku sakit perut, panas dingin “ sambil bulak-balik jantung
berdetak cepat aduh aku gimana ini tolong
“
duduk, dia kesini “ kata dona
Aku
duduk di paling dekat dengan pintu gatau kenapa mau aja disitu pokonya
pertamanya dika masuk terus diseling aldi oiya dika sama aldi itu sodaraan.
Saat aldi masuk rumah dona aku berniat untuk mengambil jaketku yang ada di
pinggir febri dan malah “keclingggggggg……” suara uang duaratus perakku
terlempar pas di kaki aldi aku lupa bahwa uangku memang ada disaku jaket aku
malu sangat malu melebihi batas malu segalanya yang gamau aku rasa ada dan
campur aduk
“
jatuh tuh uangnya “ kata aldi yang memunjuk uang logamku
Gaaku
jawab langsung aku ambil aja pokonya aku ambil uangnya aldi duduk di samping
aku sebelah deh pokonya dekat engga berjarak paling dekat selama hampir sejam
aku diem aja engga ngomong kalo engga diajak ngomong febri ngasih hadiah ulang
annyversarry ke dika dan dona dari aku sama dari febri yang edit cuman video
isinya foto dika sama dona ditambah kata-kata gitu-gitu aja aku tau kalo aldi
itu suka sama meme kalian tau kan ? ituloh kaya orang-orang yang seneng baca
atau seneng bikin foto sama kata-kata lucu gitu kalo gatau sekarang searcing!
“
nih baca “ kata aldi sambil menunjukkan handponya
Aku
berbalik dan aku lihat dia menunjukkan meme bikinanya aku baca kata-katanya
gini “kalo liat tia dibonceng sama orang lain, sakitnya tuh disini”
“
mau emang liat aku kaya gitu “ jawab komentarku pada foto yang dia buat
“
ya engga lah “ katanya
“
ngapain dibikin “ kataku singkat
“
iseng aja sih, nih ada lagi “ kata aldi sambil mendekatkan tubuhnya dengan
tubuhku dan kita bersentuhan satu sama lain
10
Aku
liat ada 3 yang dia buat satu yang tadi, yang ini pake gambar spongebob
kata-katanya “ dapetin tia itu imajinasi “ yang satu lagi “ liat tia itu kaya
manis-manisnya aku cuman ketawa kecil, aldi itu lucu bisa aja bikin segala
sesuatunya walaupun sederhana tapi pada saat itu aku juga tidak bisa berbohong
pada diri sendiri bahwa aku sangat begitu jelas tergambar bahwa aku sangat
bahagia melebihi segala yang tergambar satu hari terlalui begitu saja dan akan
menjadi hari yang paling aku rindu dalam sepanjang hidupku dimana masa yang aku
rasa jauh lebih baik, aku senang dengan rasa yang memang tidak bisa aku
gambarkan aldi bolehkah aku menaruh harapan besar padamu? Aku bahagia karena
kamu kali ini, hidupku seolah tidak terlihat hitam, kamu mampu merubah
segalanya menjadi lebih berseri terimakasih mau memilihku, terimakasih telah
bersamaku satu hari ini, terimakasih mau memberi warna denganku aku tidak tau
akan jadi seperti apa nantinya, kita berakhir seperti apa, aldi aku tidak
memilihmu sama sekali tidak, namun hatiku yang memilihmu hatiku! Aku cukup
gambarkan bahwa aku jatuh cinta! Maaf aku terlalu lancing namun ini yang aku
rasa ini yang aku lihat saat bersamamu, aku bukan tipikal perempuan yang mudah
jatuh cinta sekali lagi hatiku yang melakukannya. Seharian ini aku lakuin
banyak hal sama anak-anak dan juga aldi tentunya hari ini aku berbicara panjang
lebar dengan aldi, bercanda gurau dengan yang lain, nerima ledekan febri dan
dona, ngasih kupat buat makan aldi, yang lain keluar ngasih kode ke aldi biar
aku di tembak pada hari itu juga tapi engga aldi lakuin dan aku rasa juga bukan
seharusnya sekarang, udah lewat magrib lagi dan aku akan pulang tentunya aku
dianterin aldi, aku rasa engga dianter juga engga apa-apa soalnya kau juga bisa
sendirian tapi ternyata engga begitu dona maksa dan akhirnya aku ikut aja deh,
entah apa yang harus dirasa kuras aku bahagia kelewat batas aku bahagia aaaaaa
makasih aldi, ini pertama kalinya aldi nganterin sampe rumah malam kali ini berlanjut
dengan lebih indah dari kemarin
“
senangnya bisa berdua sama tia “ pesan aldi “ah aldi bisa aja makasih banyak
buat sepanjang hari ini aldi” gumamku sendiri entah bagaimana rasa itu datang
yang jelas mereka ngalir begitu saja aku tidak begitu terlalu mengenal dia,
tidak banyak bertanya bagaimana dia, masalalunya, ceritanya, banyak sekali yang
aku belum tau namun aku sudah terlalu bermain perasaan saja tadi, saat aku lagi
mainin hp dia aku liat ada screenshot tah dia sama cewe gatau siapa yang jelas aku
cuman baca isinya “kalo mau tau kamu itu yang ke-2 aldi” terus ada foto dia
lagi ngerangkul cewe gatau siapa? Aku boleh ceburu? Tentu tidak. “semua akan
baik-baik saja, semua akan berjalan dengan semestinya” aku akan menilai bahwa
aldi itu cowo yang gabisa aku tebak, biasanya bisa udah bisa liat gambaran
gimana nanti akhirnya tapi engga sama aldi kenapa ya? Beri aku
jawabannnnnnnnnnnnn! Gapenting sih yang penting aku bahagia sangat.
Terimakasih senja
Hangatmu menuntunnya untukku
Terimakasih karena telah menuliskan
dia dihidupku
Memberi kesempatan dia untuk hidup
bersamaku
Maaf karena sering ber-putus asa untuk
rasa sabar
Aku telah menemukan jawaban yang tepat
bahwa segala sesuatu yang indah
Akan hadir selepas kesabaran yang kita
jalani
Alasanku tersenyum dipagi hari adalah
kamu kali ini
Yang mampu merubah hidup dalam satu
hari
Aku ragu.
Maaf karena sudah dahulu menyimpan
rasa secepat ini
Takut, akan terluka kembali
Takut, akan kecewa kembali
Takut, akan menurunkan air mata kmbali
Takut, akan kehilangan rasa yang sudah
aku titipkan padamu
Aldi.
11
11
Hari ini hari kamis 23 September, hari
dimana aku kembali bersekolah aku duduk dan bercerita kepada nida, nida adalah
orang yang aku percaya dari semua temanku, entahlah kenapa harus nida mungkin
karena hatiku juga haha aku sama nida memang tidak pernah main diluar sekolah
kedekatan kami terjalin hangat saat disekolah nida itu beda sama dinda, beda
banget nida gapernah pacaran dan aku mau kaya dia idupnya cuek bebek kaya donal
bebek, engga ambil pusing soal cinta apalagi pacar hmmm, entah gimana deh yang
jelas nida juga pernah suka sama cowo dan aku tau rahasianya hahahahahah tapi
gakan aku bilangin ah nanti ngedemo kerumah lagi haha sorry nid, aku cerita
sebenernya pengen dapet pendapat aja dari nida apa tindakanku salah? Sayangnya
nida cewe yang paling gabisa bawel soal masalah cinta bawelnya tentang futsal,
atau udah ngomongin orang yang bikin nida engga bisa move on ehh maaf nid
keceplosan haha maafin aku mak, woy kamu orang yang bikin si nida susah move
on, suruh move on gitu kesel aku denger curhatnya yang me-lieurkan kadang bilang moveon kadang engga begitulah kira-kira
telat labil huh ! aku cerita ke dona tentang foto yang aku temuin itu aku takut
sebenernya kalo nantinya udah pacaran, akan ambil resiko apa katanya sih si
aldi itu pacaran sama si nisa tapi udah putus bilangnya terus dia engga bisa
moveon dari mantannya yang anak paskibra itu aldi itu katanya pas smp suka
gabung sama geng waw cewe doing (katanya loh) pernah patah tangan gara-gara
ikut even balap kalo lagi dimotor sama aldi harus terus aja ngomong soalnya
orangnya gasuka diem. Tapi dona terus aja beri aku semangat biar terus lanjut
aja sama aldi tapi gimana yah bukan masalah lanjut pa engganya sih tapi itukan
mantannya dona aku gimana yah, yah gitu deh pokonya ternyata si salsa yang anak
ips itu dulunya se-smp sama aldi deket juga dulu sama aldi salsa banyak cerita
tentang aldi gimana tingkh laku aldi disekolahnya waktu smp yang paling menarik
itu ternya aldi engga pernah pacaran, paling suka aja gitu katanaya tapi aku
engga percaya dan aku akan denger langsung nyatanya dari mulut aldi sendiri!
Oiya si febri juga dapet kenalan temen si dika temen si aldi juga namanya fahri
cieeeee …. Cieeeee tapi aku gatau gimana sifahri-fahri itu suka sama febri
soalnya dia engga kaya aldi yang suka langsung blak-blakkan nyatanya si farhi
itu engga gitu dia diem-diem mencintai rupanya haha, hari kamis ini aku
gakemana-mana ganiat main juga karena lama kelamaan cape juga pengen dirumah
tidur, santai begitu-begitu aja baik kali ini malam dan kembali dibalut rasa
cinta itu tidak memandang kepada siapa kita jatuh cinta, cinta itu bisa
menghitung detik dan kita bisa jatuh cinta, engga perduli kita kenal apa engga
aku aja suka sama aldi? Aldi siapa sebelumnya dia, aku gapernah liat dia,
gapernah bicara sebelumnya, gapernah selewatan ketemu eh pernah deh kayanya pas
kelas X soalnya pas aku lagi liat foto-foto aldi memang ada satu foto yang aku
rasa aku pernah melihatnya sebelumnya dan ternyata lita pernah se kontak di BBM
sekontak aja chat engga, itu juga sekali selewat dan ketemu sedeket ini?
12
Hay sugar
Terimakasih untuk segalanya yang manis
Terimakasih sudah membuat tenang ku
gundah
Terimaksih telah mau menjadi fikiran
yang selalu aku fikirkan
Sugar, aku akan merindukan dimana
senja mengatasnamakan kamu
Manismu terliat dan terasa begitu
nyata
Mengapa aku begini kepadamu dihari ke3
perkenalan
Sugar, manismu ingin selalu aku rasa
Kamu paling manis yang pernah aku
lihat
Bagai lollipop harumnya menyerbak
menyeruak diterbangkan angin senja
Tubuhmu manis membuatku candu
Dirimu indah hingga mudah diingat
Sugar, tebarkan manismu untukku. Ingat
untukku.
Sugar, terus buat aku lupa sakitku
dengan taburan gula manismu
Hari terus berganti dan aku masih merasa
senang, jauh lebih baik dari sebelumnya kegundahan fikiran yang membuatku takut
tersapu sirna oleh aldi, yang selalu menjadi penyemangat dipagi hari, menjadi
tuan untuk putri menjelang tidurnya, hari ini hari jum’at berkah mentari
memancarkan cahanyanya untuk bumi, aldi memancarkan dirinya untuk membuat
hidupku jauh lebih baik, burung bernanyi merdu seirama sama dengan hati yang
serentak membuat melodi-melodi baru tentang frasa, lekukan senyum akan selalu
terpancar kali ini sama seperti bunga-bunga yang baru meruak bermekaran
menjelang 2 hari dan aku belum berpapasan kembali dengan aldi rindu manisnya,
rindu tawanya, rindu wangi tubuhnya, yang paling utama aku paling rindu
disampingnya boleh aku rindu padamu aldi? Hari ini tepat tanggal 25 September
kira-kira jam 15:17 senja lagi yang menemani nada dapat aku dengar, mereka
menari di atas angan-angan melambung tinggi terlihat cantik dengan pijaran
matahari yang akan turun dan bulan mengganti hari ini adalah hari dimana akan
menjadi tanggal yang aku tunggu seterusnya aldi nembak! Kalian tau ciptaan
bahagiaku tergambar tergores bagai pelangi yang hadir ketika hujan reda?
Begitupun hatiku dan diriku aldi datang seketika lukaku pergi, aku mengambang
diatas angan terbang melambung menjerit seruak karena bahagia, memang tidak
langsung berbicara aldi, cinta secepat ini? Secepat detakan nadi, seluas aliran
darah, aldi nembak dengan bahasa yang berbeda “ah yang pasti aldi suka sama
tia, aldi sayang, aldi cinta” itu ucapan saat aldi mengungkapkan apa yang dia
rasa, entah kenapa aldi smsnya kaya gitu, yang jelas cowo selalu punya jawaban
tersendiri yang nanti akan aku tanyakan kembali, terimakasih karena mau
menerima aku yang kurang dari kata sempurna, bukan tipe wanita yang berpenampilan
wantita bukan juga yang selalu memikat cowo dengan kecantikannya, aku toboi,
liar, makasih udah mau nerima sampai sejauh itu aku seneng aldi dan rasa seneng
ini bukan main, terimaksih telah memberi tanggal indah yang takan aku lupa
seumur hidupku senja teruslah bersamaku terus lihat aku dengan aldi yang akan
beranjak bersama. Kita resmi pacaran dan aldi engga berubah sama sekali,
biasanya cowo beda sifat kalo udah pacaran? Dan aku engga nemuin itu dialdi
“kita akan terus baik-baik saja” gumamku tersenyum, aku bilang sama dona dan
febri mereka memberiku ucapan selamat dan mendoakan amin. Betapa bahagianya aku
hari ini semua terjadi begitu saja, cinta datang dan tidak kuduga, dan cinta
ternyata datang kepada siapa saja.
Kamu sama, namun kamu berbeda
Bagaimana bisa aku mampu menyukaimu
secepat ini?
Tidakkah kau pun berfikir seperti itu?
Sungguh aku jatuh hati
Bisa saja membuat hal yang biasa saja
menjadi begitu berwarna
Aku hanya tau hitam dan putih warna
hidup
Tapi kamu begitu banyak mengenalkan
berjuta warna yang indah
Melebihi pelangi
Kamu adalah orang dengan doaku
mungkin.
Maaf aku sudah berlebihan merasa
padamu
Namun kali ini memang begitu
Maaf aku tidak bisa menghentikan rasa
suka berlebihan ini.
13
Hari ini hari sabtu, 26 September, hari
dimana aku sudah menjalin hubungan dengan aldi, kali ini aku pergi akan
nongkrong didepan supermarket, memang tempat tongkrongan baik pagi, siang,
maupun sore aku ditemani sama salsa, febri dan windri
“
aku lagi di holly, sini “ pesan singkatku kepada aldi
“
sama siapa “ balas pesan singkat aldi
“
ya sini saja dulu “ balas kembali dariku
“
oke tunggu ay “ balasannya kembali
Alay
memang manggil ay, apaan yah haha tapi yang seneng lah itu berarti pangilan
kesayangan dari aldi maklum kan udah pacaran haha. Galama dari itu aku liat
aldi dimotor dengan helm cross nya aww begitu maconya aldiku haha, aldi duduk
di depanku kami kembali bertatapan kali ini tatapan dengan situasi yang
berbeda, kami saling jatuh cinta bersama dan mungkin kami sedang melakukan
kontak mata haha, senyum pertama aldi untuk menyambut hari ini. Emmm salah satu
aku bisa begitu jatuh hati sama aldi mungkin bisa aku temukan pada senyumnya,
ampun senyum aldi bikin damai banget ademmmmm banget
“
cieeeee, baru jadian ehem “ usil salsa
“
apaan sih ah “ kataku malu
“
ayo dong pajak jadian, jajaninnnn nih laper “ usil salsa kembali sama aldi
“
ah repot amat sih ganggu “ kata aldi sambil menatapku
“
jalan yu ah “ kata aldi berbisik
“
kemana? “ kataku
“
kemana saja, yu disini rame gaasik “
“
emmm, aku pergi sebentar yah sama aldi “ kataku membujuk anak-anak untuk
membolehkan
“
lah mau kemana “ kata windri
“
yaudahlah, kita mau beli kerudung sekolah dulu “ kata febri
Akhirnya
aku sama aldi bisa berdua, kembali aku dibonceng aldi seperti biasa juga aku
senang asalkan itu barengan sama aldi. Aldi orangnya bawel, harus terus aja
ngobrol walaupun dia lagi ngendarain motor. Ngomongin apa aja jalan, ada aja
obrolan yang dia buat ah aldi.
Aku
menyarankan buat kerumah dona aja, lagian aku juga udah janji buat kerumahnya
disana ada imam juga hari ini sudah menjelang malam lagi, andai saja aku bisa
menghentikan waktu akan aku hentikan agar aku bisa lama bersama aldi, aku
dianterin pulang sama aldi saat lagi dijalan
“
ada yang nelfon “ kata aldi sambil menunjukkan handphonenya padaku
“
angkat kataku “
Saat
aldi akan mengangkat telfonnya motor yang dibawa aldi oleng karena jalan yang
gelap dan kurasa aldi menerobos jalan bolong salah ngerem dan
akhirnyaaaaaaaaaaaaaaa
“
eh….. ehhhh “
Bruakkkkkkkkkkkkkkkkkkk,
aku sama aldi jatoh aku liat ada bapa-bapa berlarian kearahku, mataku tidak
begitu jelas melihat mungkin karena aku kaget dan benturan yang membuatku aga
pusing, aku tidak apa-apa tidak merasa sakit juga cuman aku malu aja diliatin
banyak orang untungnya malem gakeliatan wajahku sama mereka yang nonton dan
yang bantu haha aku liat juga aldi kurasa juga baik-baik aja, akhirnya aku naik
lagi motor karena akan pulang itu
“
ada yang luka? “ kata aldi
“
engga ada ko di “ kataku pasti
“
buka celananya, liat dulu “
“
engga aku, gapapa bener deh “ sambil mengusap kaki sebelah kiri yang memang
tadi jatoh pas bagian kaki aja
“
aku takut kamu luka “ suara takut aldi
“
aku engga apa-apa begini “ kataku yakin
“
maaf yah “
“
kok minta maaf? Engga perlu aku seneng ko “
“
kok gitu “ heran aldin
“
soalnya jatohnya sama aldi, anggep aja yang tadi lagi jatuh cinta gitu “ kataku
menghibur aldi untuk berhenti dengan rasa bersalahnya itu yang engga penting
“
ah aku makin cinta deh haha “ kata aldi tertawa
14
Aku sampai dirumah sekarang lagi dikamar
aldi jemput dulu imam terus pulang dan akan menghubungiku lagi kalo aldi sudah
sampai rumah, aku liat aku gakenapa-napa engga ada yang berdarah, engga ada
yang perih “ aku baik-baik aja” ujarku sambil membuka celana dan haaaaaaaa
ampun aku dapet luka di kaki bagian kiri cuman memar aja kalian tau? Seluruh
kaki dari lutut sampai tengah aku dapet memar bisa dibilang itu darah yang pecah
dikaki tapi gakeluar soalnya engga ada ruang buat darah keluar kan engga ada
yang robek atau gimana, aku bisa bayang kalo memar itu jadi darah parah banget
kayanya. Engga sakit awalnya sini-sini nyut nyut deh aku bisa bayang gimana
kalo luka ini ketauan sama mama atau ayah kelar idupkuuuuuu eh btw? Aldi gimana?
Dia luka apa ya? Tapi dia bilang cuman jempolnya aja yang darahan kasian tapi
aku juga begitu huh, aku suka karena sama aldi hehe.
Hihi aku bersyukur untuk segala
sesuatu yang berbeda
Tidak perduli itu sakit apa senang
Yang jelas itu akan menjadi salah satu
kenangan yang akan selalu aku rindu
Segalahal yang aku dapat darimu akan
selalu menjadi cerita yang takan bosan aku ceritakan
Kelak aku akan tertawa tersenyum
sendiri mengingatnya
Dan berhrap bisa kembali kemasa yang
aku rindukan itu
Duduk berpandangan tidak berhenti
tertawa karena ulah yang pernah kita alami
Terimakasihlah aldi, kepada Sang Ilahi
Telah baik menuliskan digaris tangan
tentang hal yang belum kita dapat sebelumnya
Sekali lagi, terimakasih telah bisa
menjadi yang berbeda
Jauh lebih baik, dan aku bangga
memilikimu
Selamat malam aldi, aku harap kamu
rindu
Aku juga begitu, beberapa detik
kemudian sudah rindu lagi saja.
Sambil sesekali tersenyum malu
mengingatmu sebelum tidur
Tadaaaaaaaaa
untung hari ini hari minggu, kakiku mulai terasa sakit tapi tidak terlalu dan
orang tuaku belum mengetahui kakiku ini yang tau hanya adikku lika yang tau,
jangan bilang-bilang sama mamah ya kamu yang baca nanti aku diomelin lagi
“
tiaaaa….. tiaaaaaa “ suara teriakkan perempuan dari luar rumah
“
siapalagi itu, pagi-pagi begini “ gumamku sambil menemui siapa yang memanggilku
ternyata udah ada salsa sama febri lagi ampun mereka ini, aku bercerita sama
mereka tentang apa yang udah terjadi antara aku sama aldi mereka cuman ketawa
kurang ajar bukan? Bukannya bilang cepetan sembuh malah diketawain, tapi aku
juga seneng jadi ikut ketawa aja, salsa febri ngajak berfoto di deket rumahku
salahsatu bangunan tua yang sekarang ini lagi jadi tempat buruan untuk berfoto
disana biar jadi anak hits maklum lah ya mereka, maap aku juga ikut-ikutan haha
Aku
berfoto menggunakan celana jeans item robek, baju kaos item, sandal biru,
kacamata diatas kepala. Malum lagi yah gayanya jangan tanya kenapa aldi bisa
suka sama aku yang bernampilan begitu. Jadwal sibuk sama acara main hari ini
belum salsa febri, dona juga udah bawel ngajak kerumah aldi ampun deh disempet
sempetinlah walaupun kaki sakit, karena aku gamungkin kerumah aldi pake celana
robek yaudah aku pulang dulu kerumah terus balik lagi, gaada kata cape yah
bebegituan. Aku sama dona kerumah aldi katanya kaka perempuannya aldi mau
menikah jadi dirumah aldi lagi rame begitu, umtuk yang pertama kali aku kerumah
aldi malu iya, segala rasa lagi pokonya aku salaman sama mamah aldi, jangan
anggep aku pacar mah, anggep aja aku temennya aldi aku masih maluuuuuuu haha.
Kalian tau? Saat kecelakaan itu celana aldi robek loh dilutut, lutut aldi
darahan sama jempolnya tapi engga memar, serasi bukan jatohnya? Soswite ngga?
Aku yang memar gede aldi yang darahan
15
“
mana yang memar aku pijit sini “ kata imam sambil mengambil minyak
“
malu ah “ kataku
“
ayo daripada nanti ototnya jadi melilit, entar kram bahaya “ kata imam
“
iyaaaaa “ saat aku menaikkan celanaku, semuanya melongo mungkin karena memar
yang aku dapet begitu cukup lumayan laaaaaaa. Aldi juga bengong aja engga
ngomong saat dipijit sakit emang memarnya jadi malah makin ngelebar
“
kenapa bisa jatoh dua-duanya gitu “ kata ibunya aldi
“
mungkin jodoh haha “ kata imam
“
ah ibu setuju-setuju aja sih “ sahut ibunya aldi yang aku kira udah pergi
keluar, seneng banget dikatain begitu baru pertama datang udah dapet restu loh
haha, tapi rasa senengnya kalah sama rasa ngilu dikaki ampun sakit banget.
Dirumah aldi kita diem dikamar aldi nonton aku liat kamar aldi dingdingnya
penuh sama corat-coret yang gatau siapa yang nulis, ada nama mantannya tanggal
jadian mereka mungkin? Aku gatau. Bodo amat, gak aku fikirin juga. Bagiku
setiap waktu yang tercipta bersama aldi adalah segala hal yang paling istimewa,
entah gimana aku bisa langsung menilai seperti ini, ada sesuatu yang menjulur
sesuatu yang belum pernah aku temukan dan aldi bisa memberikan itu. Jika boleh
memandang aldi itu mungkin sesuatu yang berbeda memang begitu nyatanya, entah
bagaimana aku bisa menafsirkan semua yang jelas mungkin aku hanya butuh waktu
yang sangat lamaaaaaaaaaaaaaa, aku ingin terus jatuh cinta padanya. Aku suka
dia sangat. Aldi itu baik, lumayan, imut kalo lagi senyum, adem kalo liat dia
ketawa masih canggung sama aldi belum terbiasa mungkin lagian baru beberapa
hari kan? Semuanya butuh proses yang pas.
Aldi
itu temen smpnya salsa, katanya mereka dulu temen deket oiya, hari ini hari
senin aku lagi dirumah dona sekalian mau ketemu sama aldi dong soalnya sekolah
adli deket sama area perumahannya dona
“
awas hati-hati aja sama aldi “ dona membuka obrolan ketika aku, febri, dan dona
lagi diem duduk di teras rumah dona
“
memang kenapa? “ kataku heran
“
dia nyakitin aku, siapa tau terjadi sama kamu, dia duain aku “
“
hmmmm “ jujur seketika aku bingung harus seperti apa, meneruskan rasa yang
sudah terlanjur, atau aku lebih baik menyerah saja
“
dia itu nakal, suka main grasstrack kakinya pernah patah, di keluarin di
sekolah dan sekarang ke smk jadi adik kelas kita yang beda setahun “ kata dona
lanjut
Aku
paham dona berbicara seperti itu, agar aku lebih hati-hati lagi, cinta yang
tumbuh, harapan yang aku simpan, seolah semuanya hilang seketika itu, aku takut
dengan apa yang akan aku rasa jika semua yang terjadi pada dona kembali, aku
bisa saja menerima kembali luka bukankah memang sudah sering aku rasa? Aku
hanya tidak begitu siap dengan harapan yang aku tanam harus kembali hilang. Aku
bingung semuanya begitu acak-acakkan